Social Icons

Pages

Selasa, 29 April 2014

Kunjungi Rumah Sakit, Bupati Pesawaran Bantu Pasien Kurang Mampu

Tak ingin hanya berkutat di kantor.
 Bupati Pesawaran Bupati Pesawaran Aries Sandi Darma Putra Natamanggala, S.H., M.H. tampaknya tak ingin berkutat hanya di kantor dalam melayani masyarakat. Ia memilih keluyuran langsung mengunjungi Keisya seorang anak penderita jatung bocor.  

Selasa (29/04/2014), Aries Sandi mengunjungi RSUD Abdul Moeluk Bandar Lampung. Dalam kunjungannya itu, bupati sengaja ingin mengunjungi Keisya penderita jantung bocor.

Bukan hanya sekadar berkunjung. Bupati juga memberikan bantuan berupa uang kepada pasien . ini merupakan motivasi Aries Sandi kepada keluarga yang tidak mampu agar terus memotivasi anak-anak mereka yang sakit.

“Yang sabar ya bu semoga adik Keisya cepat sembuh," katanya, saat menjenguk Keisya Keluarga miskin di RSUD Abdul Moeluk, Bandar Lampung.

“Kami sangat bangga punya bupati yang peduli nasib rakyatnya, apalagi seperti saya  (Nurjanah ) yang memang tidak punya apa-apa,”akunya polos.

Yang paling penting, bagi Nurjanah (ibu keisya), perhatian dan kedatangan bupati ke rumah sakit itu bahkan merupakan obat yang sangat mujarab bagi pasien.

Selasa, 22 April 2014

Peduli Keisya

SUARA tangisan itu setiap hari terdengar. Pagi, siang dan malam. Ya, Keisya (2th) hanya mampu menjelaskan rasa sakit yang dirasakannya itu dengan menangis.
Maklum, Keisya adalah bayi mungil yang masih berusia .
Bayi bernama Keisya itu adalah anak kedua dari pasangan Agus Pria Efendi ( Supir Truck), dan Nurjanah (ibu rumah tangga), warga Kalirejo, Negerikaton, Pesawaran, Lampung.
Bayi Keisya menderita penyakit kelainan jantung atau sering disebut jantung bocor.
Saat Keisya menangis, Agus selaku ayah kandung, hanya mampu menatap iba. Sebagai Supir Truck, dia tentu tidak memiliki penghasilan tetap untuk mengajak anaknya berobat.
Sementara Nurjanah ibu bayi, hanyalah sebagai Ibu Rumah Tangga.
Kehidupan keluarga ini yang pas-pasan seakan bertambah berat dengan penyakit yang menimpa Keisya.
Menurut warga setempat, Keisya sudah pernah dibawa berobat ke Rumah Sakit Mitra Husada di Pringsewu dan setelah itu harus dirujuk ke Rumah Sakit Harapan Kita. Sampai Saat Ini Orang Tua masih menunggu tangan kita tangan sahabat dermawan agar dapat segera membawa Keisya ke RS Harapan Kita.
Mari Sisihkan sedikit rizki kita untuk membantu adik kita Keisya

Donasi Adalah

Sumbangan atau donasi atau derma (Inggris: donation yang berasal dari Latin: donum) [1] adalah sebuah pemberian pada umumnya bersifat secara fisik oleh perorangan atau badan hukum, pemberian ini mempunyai sifat sukarela dengan tanpa adanya imbalan bersifat keuntungan, walaupun pemberian donasi dapat berupa makanan, barang, pakaian, mainan ataupun kendaraan akan tetapi tidak selalu demikian, pada peristiwa darurat bencana atau dalam keadaan tertentu lain misalnya donasi dapat berupa bantuan kemanusian atau bantuan dalam bentuk pembangunan, dalam hal perawatan medis donasi dapat pemberian transfusi darah atau dalam hal transplantasi dapat pula berupa pemberian penggantian organ, pemberian donasi dapat dilakukan tidak hanya dalam bentuk pemberian jasa atau barang semata akan tetapi sebagaimana dapat dilakukan pula dalam bentuk pendanaan kehendak bebas.

Sumber : wikipedia

Jumat, 18 April 2014

Arti Peduli Pada Sesama

Peduli pada sesama adalah responsif dan peka pada kondisi di sekitar kita. Kepekaan itu selain ditunjukkan dengan perasaan mengasihi dan menyayangi juga diperlihatkan dengan tindakan-tindakan positif seperti membantu dengan ringan tangan apa bila orang di sekitar membutuhkan bantuan.

Kamis, 17 April 2014

Alangkah Indahnya Memberi

Memberi, satu kata yang mempunyai pengertian yang mendalam dan pengilhaman lebih bagi yang mendengarnya. Pernahkah kita mendengar kalimat memberi di dalam kehidupan? seberapa seringkah kita melakukan hal demikian?. Begitu banyak cerita yang telah tertuang dari dalam diri kita, sejak kecil hingga sekarang ini. Kehidupan kita pun bagaikan dua sisi koin yang berlawanan ada yang hitam dan ada juga yang putih. Disaat hitam semua kehidupan kelam, suram dan muram. Namun, ketika sisi putih datang kehidupan pun terasa indah, tenang, apalagi jika kita memberi sesuatu kepada orang lain, semua terasa indah.

Memberi menurut saya adalah mengasihkan atau menyerahkan sesuatu yang kita punyai kepada orang lain yang membutuhkan dengan rasa ikhlas dan senang dari dalam diri. Memberi mempunyai syarat paling mendalam dalam kehidupan kita berkasih sayang. Ibarat “Kasih sayang ibu kepada anaknya”  akan terasa indah jika ada rasa kasih sayang dan ikhlas di dalamnya. Rasulullah pun mewajibkan untuk memberikan  sesuatu harta benda kita bagi orang yang membutuhkan atau dalam kesusahan.

Alangkah indahnya memberi, kata yang bisa membuat orang lain tersenyum, senang, bahagia, dan tertawa. Alangkah indahnya dunia ini jika semua manusia saling memberi dan mengasihi satu sama lain, pasti dunia ini akan tenang dan jauh dari rasa kegoncangan. Alangkah indahnya memberi, jika kita memberi sesuatu kepada orang lain dengan tangan kanan bukan tangan kiri. Alangkah indahnya memberi, hal yang membuat tenang hati.

Memberi bukan saja melalui barang atau harta benda tapi memberi juga bisa dalam bentuk rohani atau abstrak (tak terlihat). Misalnya, memberikan salam, memberikan senyuman, memberikan nasehat, memberikan do'a kepada orang lain dan lain sebagainya. Tak usah ragu dalam hal memberi, ikhlas hati adalah kunci dari memberi, meski hati tuk menolak tak bisa dipungkiri, namun Tuhan pasti tahu apa yang telah kita lalui.

Jangan takut untuk memberi karena memberi tidak akan menghabiskan harta benda kita, namun akan menambahkan manfaat nilai dan fungsi dari barang yang kita berikan tersebut. Dan memberi akan menambahkan rasa solidaritas serta sosialisasi kita terhadap lingkungan masyarakat sekitar. Memberi dapat memupuk rasa cinta kasih sayang dan rasa silaturahmi antar sesama manusia.

Alangkah indahnya memberi, alangkah indahnya mengasihi. Ibarat pohon tanpa buah, sayur asem tanpa garam, bumi tanpa langit, dan laki-laki tanpa perempuan, memberi adalah satu kesatuan yang menyatu dan tak pernah terpisahkan dalam diri kita. Begitu pintarnya Allah.SWT yang memberikan manusia rasa Memberi seperti sifat-Nya Yang Maha Memberi.

sumber : geniusadytiya
 
Blogger Templates